Arsip

Arsip untuk 02/11/2015

Kuliah Kenal Lapangan (Institut Seni Indonesia Yogyakarta)

IMG_9359

IMG_9275IMG_8580IMG_8536IMG_8549IMG_9094IMG_928720151028_09313620151028_092831

IMG_9349IMG_9346IMG_9426IMG_9381

Rabu, 28 Oktober 2015, Mahasiswa semester akhir Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura didampingi beberapa dosen pembimbing mengadakan kunjungan ke Program Studi Televisi, Fakultas Seni Media Rekam, Institut Seni Yogyakarta. Kunjungan ini diadakan dalam rangka program Kuliah Kenal Lapangan (KKL)  mahasiswa semester akhir Prodi sastra Inggris 2015.

Rombongan mahasiswa sampai di ISI Yogyakarta sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung mendapat sambutan hangat dari Pamungkas Wahyu Setiyanto, M.Sn., selaku Pembantu Dekan 1 Fakultas seni Media Rekam, Kabag TU Fakultas Seni Media Rekam, serta Humas Fakultas Seni Media Rekam sekaligus pengajar Prodi Televisi, Retno Mustikawati, S.Sn., M.F.A.

Sebuah video profil diputar sebagai pengenalan awal mengenai segala hal yang berhubungan dengan fakultas dan hasil karyanya. Video yang berdurasi sekitar 10 menit mengundang decak kagum dari mahasiswa yang menyaksikan hasil karya penuh kreatifitas dari mahasiswa Fakultas Seni Media Rekam.

Acara dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan wakil dari Prodi Sastra Inggris Dr. Masduki, terkait dengan maksud, tujuan, dan harapan atas kedatangan rombongan Mahasiswa Prodi Sastra Inggris di ISI Yogyakarta yakni untuk membuka wawasan serta mengembangkan pengetahuan mahasiswa semester akhir Prodi sastra Inggris tentang pengaplikasian ilmu jurnalistik, bahasa, dan penerjemahan dalam dunia animasi, pertelevisian, maupun fotografi. Tujuan ini disambut hangat oleh wakil dari ISI Yogyakarta yang dalam sambutannya juga ikut setuju bahwa Sastra Inggris erat kaitannya dengan seni dan media rekam. Ibu Retno selaku humas dan Dosen di Prodi Televisi juga menambahkan bahwa ada beberapa mata kuliah di sastra Inggris yang berhubungan antara lain adalah Journalism, Interpreting, dan Translation.

Acara pembukaan dilanjutkan dengan diskusi hangat dan tanya jawab. Mahasiswa sangat antusias, dan lebih dari 5 mahasiswa menanyakan mengenai segala lika-liku dunia seni dan media rekam.

Diantara dari pertanyaan yang diajukan, adalah mengenai kesempatan Alumni Sastra Inggris untuk bekerja di bidang seni rekam yang dijawab oleh wakil dari ISI bahwasanya kesempatan mahasiswa Sastra Inggris sangat besar untuk masuk dalam lapangan pekerjaan jurnalistik dan media rekam, terutama dalam dunia global saat ini yang sangat gencar memakai Bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi Internasional. Pertanyaan selanjutnya terkait dengan dasar jurnalistik. Mahasiswa mempertanyakan tentang alur pembuatan video berita, apakah naskah ataukah rekaman lebih dulu yang diselesaikan. Wakil dari ISI menyampaikan bahwa outline adalah kewajiban yang harus diselesaikan lebih dahulu sebelum akhirnya direalisasikan dalam bentuk rekaman, karena itu research sangat diperlukan meskipun hanya bisa membuat outline secara kasar terlebih dahulu.

Tanya jawab semakin seru berlangsung, terlebih saat kedua belah pihak memperbincangkan mengapa banyak bakat-bakat muda yang lebih banyak bekerja di industri luar negeri, tentang persiapan media untuk pembuatan berita, dan dilanjutkan dengan tanya jawab tentang fenomena sinetron tanah air dengan tema senada dan masa penyiaran yang panjang karena belum ada aturan yang membatasinya. Semua dikemas dalam diskusi yang hangat dan  padat yang ditutup dengan pertukaran cindera mata dan vandel.

Pada siang hari rombongan mahasiswa meninggalkan ISI Yogyakarta. Dengan penuh semangat rombongan melanjutkan perjalanan mengunjungi situs-situs bersejarah di Yogyakarta sebelum akhirnya kembali ke kota Bangkalan.

Kategori:Uncategorized Tag