Logo ESP

English Study Program

Universitas Trunojoyo Madura
Logo

Menu Navigasi

Beranda › Berita Prodi › English Month 2026: Saat Bakat dan Keberanian Bertemu dalam Kompetisi
Event

English Month 2026: Saat Bakat dan Keberanian Bertemu dalam Kompetisi

30 September 2026
Oleh: Administrator
Cover

Bangkalan –English Month  kembali digelar dengan menghadirkan lima cabang lomba dan 141 peserta. Kegiatan yang diselenggarakan Program Studi Sastra Inggris ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas dalam bahasa Inggris.

Tahun ini pada 30 September 2026, English Month menghadirkan tiga lomba eksternal, yaitu Storytelling, English Speech, dan English Quiz. Sementara itu, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris mengikuti dua lomba internal berupa video promotion dan Poster.

Dari sejumlah 140 peserta, sebanyak 128 merupakan peserta lomba eksternal, yang tidak hanya berasal dari pulau Madura, tetapi juga dari luar pulau Madura, diantaranya Situbondo, Mojokerto, dan Surabaya. Hal tersebut membuat event English Month tahun ini menjangkau peserta dari berbagai daerah.

Dalam sambutan, ketua pelaksana, Afiifah Al Rosyiidah, menyampaikan bahwa bahasa Inggris bukan hanya sebuah bahasa, tetapi juga dapat membuka berbagai peluang dalam pendidikan, karier, hiburan, hingga keterlibatan dalam kehidupan sosial.

“English is not simply an international language, but it is a gateway to countlessopportunities,” ujar Afiifah Al Rosyiidah.

Selain menjadi kompetisi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Program Studi Sastra Inggris untuk memperkenalkan program studi kepada masyarakat. Panitia berharap pelaksanaan English Month dapat membuat pelajar SMA semakin mengenal Sastra Inggris dan tertarik untuk bergabung.

Salah satu tim peserta lomba English Quiz menyatakan bahwa tahun ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki hasil dari tahun sebelumnya. Tim tersebut pada tahun sebelumnya hanya menempati posisi kelima di semifinal. Setelah melakukan persiapan selama sekitar delapan hingga sembilan bulan, mereka akhirnya berhasil melaju ke final dan meraih juara pertama dalam kompetisi English Quiz.

“Di kesempatan tahun ini kita bisa lolos sampai ke final, alhamdulillah juga meraih juara satu,” ungkap salah satu anggota tim.

Ia mengaku pengalaman mengikuti kompetisi sebelumnya membantu tim memahami jalannya perlombaan sehingga persiapan dapat dilakukan dengan lebih baik. Meski begitu, rasa gugup tetap dirasakan ketika menghadapi kompetisi.

Menurutnya, manfaat kegiatan English Month ini tidak berhenti pada hasil perlombaan. Proses persiapan membuat mereka mendapatkan tambahan wawasan dari berbagai soal dan pengetahuan yang dipelajari, termasuk untuk membantu persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Selain itu, Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Dr. Yudho Bawono, S.Psi., M.Si menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan juri yang telah terlibat. Para pemenang juga mendapat ucapan selamat setelah melewati seluruh rangkaian kompetisi. Kami berharap English Month dapat terus dilaksanakan dengan antusiasme yang semakin besar, khususnya dari para pelajar SMA

Can I help you ?